Maruarar Sirait Apresiasi Sikap Bupati, Profesionalisme Polri dan Mediasi Damai

oleh -88 views

MAJALENGKA, (SGOnline).-

Kasus yang menimpa anak Bupati Majalengka, H Karna Sobahi yang kini mencuri perhatian publik di Tanah Air, mendapatkan perhatian dari tokoh nasional Maruarar Sirait. Sebagai bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat Majalengka, dirinya mengapresiasi sikap dan langkah Bupati Karna dalam menyikapi kasus hukum yang menyandera putra keduanya. Termasuk mengaperisiasi langkah aparat kepolisian yang bekerja secara profesional dalam menegakkan hukum.

“Saya sebagai mantan anggota DPR RI mewakili Dapil Majalengka-Subang-Sumedang tentunya ikut prihatin melihat peristiwa ini. Namun saya kagum atas pernyataan bupati yang menghormati dan menyerahkan proses ini ke aparat kepolisiaan, meski anaknya sudah ditetapkan tersangka dan ditahan aparat kepolisiaan,” ujarnya saat dikonfirmasi via ponselnya, Minggu (17/11/2019).

Selain itu, ia juga kagum atas adanya upaya perdamaian yang digagas kedua belah pihak. Hal itu sesuai dengan pancasila ke-4, yakni intinya musyawarah mufakat untuk menyelesaikan persoalan. “Intinya saya mengapresiasi langkah Bupati yang menghormati hukum, kepolisian yang bekerja secara profesional dan upaya perdamaian yang digagas kedua belah pihak,” tukasnya.
Mengenai pernyataan Bupati Majalengka, menurut Maruarar, setidaknya ini patut dicontoh dan diteladani oleh para pejabat publik di Majalengka, atau pun di Jawa Barat. “Ini contoh dan patut menjadi teladan bagi kita semua,” ujarnya.

Sementara itu, putra Bupati Majalengka, Irfan akhirnya ditahan Polres Majalengka setelah dicecar sejumlah pertanyaan oleh penyidik kepolisiaan. Irfan ditetapkan sebagai tersangka setelah terbukti melanggar hukum dan secara sah serta meyakinkan melanggar pasal 170 juncto Undang Undang Darurat pasal 1 ayat 1 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (Hisyam/SGO)