Masyarakat Indramayu Diminta Terapkan Tiga Poin PHBS

oleh -85 views

INDRAMAYU, (SGOnline).-

Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mendorong agar masyarakat menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai mindset utama kesadaran anggota keluarga dan orang sekitar agar terhindar dari berbagai macam penyakit dan masalah kesehatan lainnya.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan, Deden Boni Koswara pada Rapat Advokasi untuk mendorong kebijakan PHBS di Kabupaten Indramayu, Selasa (5/11/2019).

Menurutnya, pemerintah pusat menganjurkan tujuh indikator agar masyarakat memperhatikan dan menerapkan PHBS setiap hari. Namun, Pemkab Indramayu hanya memprioritaskan 3 indikator utama PHBS yang penting dilakukan warga.

“Indikator PHBS di Kabupaten Indramayu ini ada tiga yang perlu dilakukan masyarakat, seperti melakukan aktivitas fisik selama 35 menit dalam 1 minggu, mengonsumsi makanan buah dan sayur dengan porsi seimbang dan pemeriksaan fisik minimal enam bulan sekali,” katanya.

Ia menambahkan, Advokasi PHBS merupakan gabungan dari beberapa instansi Pemkab Indramayu, organisasi kesehatan dan unsur pemuda. Hal itu dalam upaya mendorong kebijakan PHBS kepada masyarakat ini dapat berkelanjutan dengan melihat dasar hukum yang sudah berlaku.

“Mendorong kebijakan PHBS ini kita memiliki Perda No. 8/2016 Tentang KTR. Kemudian Perbub No. 16.1/2019 tentang GERMAS dan Perbub No. 26.A/2018 tentang PHBS,” terangnya.

Dengan dasar hukum tersebut, diharapkan masyarakat lebih peduli akan pola hidup bersih dan sehat untuk keluarga dan orang sekitar. Pada gilirannya, tujuan utamanya menyasar terhadap isu nasional, seperti stunting yang hingga saat ini terus diminimalisasi oleh Pemkab Indramayu.

“Apabila masyarakat sudah menerapkan PHBS, maka akan mengintervensi stunting, yang akhirnya dapat bersinergi dengan kebijakan PHBS. Apabila PHBS baik maka stunting di Indramayu dapat teratasi. Kita tidak dalam rangka kuratif atau pengobatan tetapi ingin mencoba promotif dan preventif agar lebih mencegah dari pada mengobati,” ujarnya.

Sementara itu, peserta Advokasi PHBS dari DPMD Kabupaten Indramayu, yakni Kepala Bidang Kelembagaan Pemberdayaan Masyarakat Atin Anifah mengungkapkan, sebanyak 309 desa di seluruh Indramayu sudah terbentuk posyandu. Ia sangat berharap segala kegiatan atau promosi PHBS untuk bersedia dikampanyekan ke dalam kegiatan posyandu di masyarakat. (Rat/SGO)