Moeldoko: Waspadai Perang Urbanisasi

oleh -109 views

CIREBON, (SGOnline).-

Saat ini ada teori populasi untuk Indonesia dan Malaysia, yaitu perang menghadapi arus urbanisasi. Salah satunya masalah hunian yang terus meningkat dan lahan tanam yang terus berkurang. Dunia sudah tidak mampu lagi menampung, tetapi jumlah penduduknya tidak bisa dibendung. Akibatnya, orang akan datang dari negara lain untuk menduduki Indonesia dan Malaysia.

Pernyataan ini disampaikan Ketua Umum HKTI Pusat, Jenderal (Purn) Moeldoko dalam sambutan yang dibacakan Ketua DPP HKTI Jawa Barat, Nu’man Abdul Hakim pada pencanangan Gerakan Menanam Pohon (GMP) terkait peringatan Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai (DAS) tahun 2019 di Hutan Kota Sumber. Adapun GMP tersebut merupakan hasil kerja sama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jabar dan Pemkab Cirebon, Kamis (12/12/2019).

“Mungkin ini bisa tidak terbukti di era sekarang, akan tetapi bisa saja akan terbukti di era yang akan datang. Lahan bisa beralih fungsi dan sekarang orang butuh pakan semuanya haru dibeli. Negara bisa eksis bukan dari senjata, tetapi dari sumber daya energi, minyak, migas dan pangan. Untuk itu, mari kita bangkit dan tumbuhkan kegiatan tanam dan pertanian, sehingga ke depan anak cucu kita bisa menikmati dari apa yang kita tanam. Apapun itu jenis tanamannya,” tuturnya.

Sementara Bupati Cirebon, Imron Rosyadi mengatakan, pencanangan Gerakan Menanam Pohon merupakan salah satu strategi yang tidak berdiri sendiri dalam pemulihan DAS skala nasional. Upaya rehabilitasi hutan dan lahan melalui gerakan menanam pohon menjadi fokus dalam peringatan gerakan nasional pemulihan DAS. “Upaya pelestarian hutan yang bertujuan mengoleksi berbagai jenis tumbuhan dimanfaatkan untuk kepentingan umum berupa penelitian pendidikan, ilmu pengetahuan serta penunjang budaya dan pariwisata dan rekreasi,” jelasnya. (Effendi/SGO)