Ngejek Pasangan Selingkuh, Janda Tewas Dibekap Bantal Selama 30 Menit

oleh
ilustrasi/detik kota

BANDUNG, (SGOnline).-

Diduga sakit hati lantaran sering diejek, seorang pria berinisial M (34 tahun) nekat membunuh selingkuhannya, berinisial AC (33 tahun), di rumah kontrakan korban, Jalan Kopo Gang Madkasih RT 04/05, Desa Sayati, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Rabu (27/5/2020) sekitar pukul 23.30 WIB.

Pelaku membunuh wanita berstatus janda itu karena sakit hati setelah korban menyebutnya sebagai lelaki tak berguna dan hanya menyusahkan. Pelaku M mencekik leher dan membekap wajah korban dengan bantal selama 30 menit. Saat korban meninggal, pelaku M langsung melarikan diri.

Pembunuhan terhadap korban AC, akhirnya terungkap setelah jasadnya membusuk dan ditemukan warga pada Minggu (31/5/2020) sekitar pukul 13.00 WIB. Kondisi korban sudah membusuk dikarenakan terkurung di dalam kamar kontrakan selama tiga hari yang terkunci dari luar.

Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Margahayu dibantu Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandung bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar langsung meluncur ke lokasi penemuan jasad korban.

Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan sejumlah saksi. Dari olah TKP diketahui, pelaku membawa kabur barang berharga milik korban. Antara lain, sepeda motor, dompet berisi uang, 1 buah kalung emas, 2 cincin emas, dan 1 unit telepon seluler.

Pelaku ditangkap

Kapolsek Margahayu, Kompol Agus mengatakan, berdasarkan keterangan saksi-saksi, korban terakhir bertemu dengan seorang pria. Sejak saat itu, korban tak keluar dari kontrakannya.

“Setelah mendapat ciri-ciri pelaku, anggota Unit Reskrim Polsek Margahayu, dibantu Satreskrim Polresta Bandung dan Ditreskrimum Polda Jabar, berhasil menangkap tersangka M di tempat persembunyiannya di Cirame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat,” kata Agus saat konferensi pers di Mapolsek Margahayu, Selasa (9/6/2020).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso, mengatakan, antara korban AC dengan pelaku M terlibat hubungan perselingkuhan. Tersangka M masih memiliki anak dan istri, sedangkan AC berstatus janda.

“Hubungan perselingkuhan antara tersangka M dengan korban AC sudah berjalan hampir setahun. Pelaku dan korban kenal dan kerap bertemu di tempat bekerja,” kata Erlangga.

Erlangga mengemukakan, tersangka M mengaku nekat menghabisi nyawa korban AC karena merasa sakit hati sering diejek dan dihina. Pada malam kejadian, pelaku menghabisi korban dengan cara mencekik leher dan membekap wajah korban menggunakan bantal selama kurang lebih 30 menit sampai korban tidak bergerak lagi dan meninggal dunia.

“Jadi tersangka tega menghilangkan nyawa korban karena sakit hati dengan ucapan korban. Korban menyebut tersangka M sebagai laki-laki yang bisanya cuma menyusahkan,” ujar Kabid Humas Polda Jabar.

Barang bukti

Dari lokasi kejadian dan tersangka, tutur Kombes Pol Erlangga, petugas mengamankan satu buah bantal warna coklat bergambar beruang yang digunakan pelaku membekap korban, satu buah baju kaos warna abu, satu celana panjang warna coklat, satu bra warna hijau muda, dan satu selimut warna pink motif bulat.

Kemudian, satu buah kunci gembok warna silver, satu unit sepeda motor, satu buah kalung emas, dua cincin emas, satu buah handphone, satu dompet warna pink, dua buah kartu tanda penduduk (KTP) milik pelaku dan korban, dan uang korban Rp 200.000.

“Pelaku M dijerat Pasal 338 KUHPindana tentang pembunuhan dan atau Pasal 365 ayat (3) KUPidana tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,“ ungkap Erlangga. (SGO)

Sumber: okezone news