Ops Patuh Lodaya 2020 Sasar Pemotor tak Pakai Helm dan Masker

oleh

CIREBON, (SGOnline).–

Operasi (Ops) Patuh 2020 digelar serentak di seluruh Indonesia. Demikian pula yang dilakukan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cirebon Kota, Polda Jawa Barat, yang menggelar kegiatan sejak 23 Juli dan berakhir pada 5 Agustus mendatang, Kamis (30/7/2020).

Saat dikonfirmasi, Kasat Lantas Polres Cirebon Kota, AKP La Ode Habibi Ade Jama, mengatakan, Ops ini digelar dengan sasaran prioritas, yaitu pengemudi sepeda motor yang tidak memakai helm, tidak menggunakan safety belt bagi R4 dan kendaraan yang melawan arus. Meskipun bersikap tegas, namun petugas tetap mengedepankan cara humanis dengan slogan, senyum, sapa dan salam (S3).

Adapun sanksi yang diberikan terhadap pelanggar lalu lintas juga mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan humanis. Bagi pengendara yang tetap membandel, akan diberikan penegakan hukum sesuai aturan yang berlaku.

“Dalam Ops Patuh, polisi lebih mengutamakan pencegahan dan proses preemtif kepada setiap pengendara. Dengan kata lain, upaya penegakan hukum akan menjadi upaya terakhir dalam operasi ini,” ujar Kasat Lantas lulusan Akpol 2012 ini.

Menuju AKB

Di tempat terpisah, Kapolres Cirebon Kota, AKBP Syamsul Huda, melalui Kasubbag Humas, Iptu Ngatidja, menyampaikan, dalam Ops Patuh Lodaya 2020, hasil yang dicapai, yaitu melaksanakan kegiatan pengaturan guna tercapainya kamseltibcarlantas, mengurangi terjadinya pelanggaran dan laka lantas.

Di masa Covid 19, lanjut dia, Satlantas Polres Cirebon Kota membagikan masker secara gratis kepada masyarakat. Dengan harapan dapat mengurangi penyebaran virus Covid-19, termasuk memberikan imbauan tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah,” ujar Iptu Ngatidja.

“Nah, giat preemtif jajaran juga berorientasi menuju adaptasi kebiasaan baru, sehingga dapat mencegah penyebaran covid atau memutus mata rantai penyebaran covid. Namun penindakan berupa teguran sampai penilangan akan tetap dilaksanakan jika terpaksa demi terciptanya ketertiban masyarakat,” paparnya. (Humas Polres Ciko/Andi/SGO)