Outing Class, Siswa SDN Babatan Dikenalkan Permainan Tradisional

oleh -90 views

KUNINGAN, (SGOnline).-

Suasana berbeda terlihat di seluruh sekolah dari tingkat PAUD hingga SMA, para siswa terlihat belajar di luar kelas. Tak terkecuali dengan murid-murid SD Negeri Babatan, Kecamatan Kadugede, yang belajar mengenal permainan tradisional di halaman sekolah. Anak-anak terlihat sangat antusias bermain egrang, bakiak, grobak sodor congklak dan eengklekan.

Tidak hanya murid, para guru pun ikut serta bermain permainan tradisional, yaitu berlomba balap bakiak. Keseruan dan gelak tawa anak-anak mewarnai kegiatan belajar di luar kelas. Bahkan mereka pun berharap kegiatan tersebut bisa dilaksanakan setiap satu minggu sekali. Salah satunya Asep, murid kelas 3 SD Negeri Babatan yang mengungkapkan kebahagiaannya dengan ingin selalu belajar di luar kelas.

“Resep diajarna jiga kieu, hoyong unggal minggu di luar kelas (senang belajar seperti ini, pengennya setiap minggu belajar di luar kelas, Red),” ujar Asep dengan wajah penuh berseri.

Outing Class (belajar di luar kelas, Red) diawali dengan senam ceria yang dipandu siswa kelas 6 dan ditutup dengan deklarasi sekolah ramah anak.

Sementara itu, Kepala SD Negeri Babatan, Hj. Titin Suhartini mengatakan, dengan adanya deklarasi sekolah ramah anak ini mampu menjadi sekolah sebagai tempat yang nyaman, yaitu bebas dari kekerasan fisik dam non fisik, bebas dari asap rokok, napza, vandalisme dan menciptakan sekolah yang bersih dan mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan YME.

“Saya harap dengan deklarasi sekolah ramah anak semua unsur, mulai dari siswa, guru, dewan sekolah, komite sekolah dan saya kepala sekolah. Bisa mewujudkan sekolah sebagai tempat yang aman dan nyaman bagi anak. Jauh dari segala hal negatif untuk anak, seperti kekerasan non fisik (bullying) dan fisik, juga jauh dari asap rokok. Termasuk bisa menghargai hak – hak anak sebagai motivator, fasilitator juga sebagai sahabat bagi peserta didik,” jelasnya.

Sementara itu, kegiatan belajar di luar kelas merupakan rangkaian acara untuk memperingati Hari Anak Internasional yang jatuh dan pada 20 November nanti. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, bekerja sama dengan Keluarga Peduli Pendidikan (Kerlip) menggelar Sehari Belajar di Luar Kelas, serentak pada Kamis (7/11/2019). (Andin/SGO)