Pameran Kebudayaan Sehari Bakal Digelar di Junti Kebon Indramayu

oleh -114 views

INDRAMAYU, (SGOnline).-

Dalam upaya meningkatkan indeks pembangunan kebudayaan (IPK) Kabupaten Indramayu, rencananya pada 11 Desember 2019 nanti Tim Akselerasi Jabar Juara (TAJJ) Jawa Barat akan memfasilitasi pameran kebudayaan sehari di Balai Desa Junti Kebon, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu. Untuk mewujudkan keseriusannya, TAJJ Jawa Barat bersama Disbudpar Indramayu berkunjung ke Plt Bupati Indramayu, H. Taufik Hidayat, Rabu (4/12/2019).

Perwakilan TAJJ Jawa Barat, Zaini Alif mengatakan, IPK dapat diukur dari keterlibatan orang-orang dalam berkesenian dan berkebudayaan. Secara nasional, keterlibatan masyarakat dalam berkesenian dan berkebudayaan di Jawa Barat masih terhitung kecil, yakni sekitar 0,3 persen sementara capaian target keterlibatan masyarakat dalam berkesenian dan berkebudayaan minimal 1 persen.

Melalui even pameran kebudayaan sehari di Indramayu, diharapkan mampu melibatkan orang lebih banyak dalam berkesenian dan berkebudayaan yang akhirnya akan menghasilkan banyak para pelaku seni dan budaya maupun pengusaha seni dan budaya yang baru.

“Capaian maksimal peningkatan IPK di Jawa Barat, merupakan salah satu target Gubernur Jawa Barat, HM.Ridwan Kamil. Adapun salah satu tujuan kami menghadap Plt Bupati Indramayu untuk memberikan kabar terkait rencana even pameran kebudayaan sehari di Indramayu. Sebab, kebijakan pimpinan daerah sangat penting dalam upaya memajukan obyek kebudayaan sebagai daya dukung peningkatan IPK Jawa Barat,” terangnya.

Sementara Plt Kasi Muskala Disbudpar Indramayu, Suparto Agus Tinus menyatakan, even pameran kebudayaan sehari ini merupakan kali ketiga yang dilakukan di Kabupaten/Kota di Jawa Barat yakni Bogor, Ciamis dan Indramayu sebagai percontohan.

Salah satu tujuan dari pagelaran pameran kebudayaan tersebut, untuk melestarikan nilai-nilai budaya dan tradisi yang ada di Indramayu. Ia menilai, dipilihnya Balai Desa Junti Kebon sebagai lokasi pameran kebudayaan selain akses transportasi yang mudah juga banyak terdapat cagar budaya.

Dengan demikian, melalui pameran kebudayaan diharapkan masyarakat Indramayu akan mengetahui nilai-nilai budaya dan tradisi lokal, juga dapat mendorong para pemangku kebijakan untuk melestarikan kebudayaan yang ada di Indramayu. “Saya berharap, kegiatan pameran kebudayaan ini diagendakan sebagai kegiatan rutin tahunan,” tandasnya. (Rat/SGO)