Satu Warga Kota Cirebon Meninggal Dunia Akibat Terpapar Corona

oleh -107 views
Walikota Cirebon, H Nashrudin Azis

CIREBON, (SGOnline).-

Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon melaporkan kematian pertama warganya akibat virus corona atau Covid-19. Oleh karena itu, upaya pencegahan penyebaran Covid-19 harus juga mendapat dukungan dari seluruh masyarakat Kota Cirebon.

Walikota Cirebon, H. Nashrudin Azis, membenarkan ada seorang warga Kota Cirebon yang meninggal dunia dan setelah dilakukan tes swab, positif terpapar corona. “Betul ada satu penduduk Kota Cirebon yang meninggal dunia,” ungkapnya, Sabtu, (11/4/2020), di rumah dinas Walikota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon.

Namun menurut dia, warga Kota Cirebon yang meninggal dunia tersebut melakukan perjalanan keluar kota Cirebon, yaitu ke Jakarta. Setelah itu melanjutkan perjalanan ke Bandung dan menderita sakit hingga akhirnya dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung.

Terkena di luar kota

Almarhumah, lanjut Nashrudin Azis, juga kedatangan keluarganya yang baru pulang dari Bali. “Jadi kemungkinan besar yang bersangkutan terkenanya bukan dari Kota Cirebon,” ujarnya.

Pemkot Cirebon segera melakukan rapat khusus untuk membahas permasalahan ini. Rapat juga akan membicarakan upaya yang akan dilakukan terhadap orang-orang yang pernah melakukan komunikasi atau kontak langsung dengan almarhumah. “Kita juga akan melakukan upaya lebih tajam lagi untuk melindungi masyarakat Kota Cirebon,” jelas dia seraya menambahkan jika jenazah akan dikremasi di Bandung.

Dengan adanya kejadian ini, menurut Nashrudin Azis, merupakan pelajaran besar yang sangat berharga bagi semua pihak, jika untuk menghadapi Covid-19 tidak bisa dilakukan pemerintah saja, namun juga harus mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat. Warga kota harus sadar, jika mereka bisa tertular maupun menularkan covid-19 kepada orang lain. Untuk itu, dirinya meminta kesadaran semua pihak untuk selalu disiplin menjalankan upaya pencegahan penyebaran covid-19.

Ia menambahkan, dengan kondisi ini, maka Kota Cirebon sudah masuk kategori zona merah. Dengan begitu, masyarakat Kota Cirebon harus lebih waspada dan berhati-hati lagi. Khususnya, untuk secara rutin melakukan prosedur tetap pencegahan penyebaran covid-19, seperti melakukan gerakan di rumah saja atau jika terpaksa keluar rumah tetap melakukan physical distancing. “Pengawasan juga tidak dilakukan dari luar ke dalam, namun juga dari dalam Kota Cirebon keluar kota,” ungkap Azis. (Rilis Dkis/Roby/SGO)