Pemkab Kuningan Raih Predikat WTP Enam Kali Berturut-turut

oleh
Bupati Kuningan, H Acep Purnama

KUNINGAN, (SGOnline).-

Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas penilaian terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2019 oleh BPK RI kembali diraih Kabupaten Kuningan.

Bupati Kuningan, Acep Purnama, disaksikan Ketua DPRD, Inspektur Kuningan, dan Kepala BPKAD, menerima penghargaan raihan WTP dari BPK RI perwakilan Jawa Barat dalam agenda zoom meeting atau video conference di ruang kerja bupati, Jumat (26/6/2020).

“Setelah melalui audit BPK, ini penghargaan WTP yang keenam kalinya yang kita raih. Saya berterima kasih pada jajaran Pemkab Kuningan yang sungguh -sungguh bekerja sesuai tupoksinya masing-masing,” kata Bupati Kuningan.

Selain mengapresiasi jajaran Pemkab Kuningan, juga ke BPK yang bersedia memberikan pendampingan dan kesempatan bertanya dalam upaya perbaikan-perbaikan.

WTP, bagi Bupati, bukan satu kesempurnaan dalam pekerjaannya, tapi penilaian WTP bisa jadi pedoman Pemkab Kuningan, agar tidak mengulangi kesalahan yang sama apalagi memulai kesalahan baru. “Kita terus berupaya tetap di jalur sesuai aturan. Lalu, dari sisi laporan keuangan, asas kepatutan, kewajaran dan prinsip akuntabilitas selalu menjadi kewajiban yang harus dijalankan,” pinta Acep Purnama.

Dalam penyerahan penghargaan WTP itu, Kabupaten Kuningan menerima bersama dengan tiga kabupaten lainnya, yakni Garut, Bandung Barat dan Sumedang.

Bukan segalanya

Terpisah, Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdi, menilai pencapaian opini WTP bagi Kabupaten Kuningan yang keenam kalinya, tidak mudah dicapai. Terlebih, tidak semua daerah bisa meraih opini WTP secara berturut-turut sebanyak itu.

“Opini WTP Ini semua bukan hadiah dari BPK, tetapi hasil kerja keras semua pihak termasuk Pemkab Kuningan, Lembaga DPRD, dan stakeholder lainnya,” kata Zul, sapaan akrabnya.

Opini WTP itu, imbuhnya, mencerminkan jika Pemkab Kuningan selalu memperhatikan kepatuhan pada aturan dalam pengelolaan APBD. “Opini WTP ini sekali lagi, bukan segala-galanya. Jangan membuat kita lengah. Mungkin saja ada temuan, karena kami belum mendapatkan bukunya,” kata Zul lagi. (Ruddy/SGO)