Pemkot Minta Masyarakat Manfaatkan Lahan Kosong untuk Pertanian

oleh

CIREBON, (SGOnline).-

Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon mendorong masyarakat memanfaatkan lahan kosong untuk pertanian, sehingga produktif dan bisa memberi nilai lebih bagi perekonomian masyarakat setempat.

Hal itu dikatakan Wakil Walikota Cirebon, Hj. Eti Herawati, saat meninjau aktivitas Kelompok Wanita Tani (KWT) Mutiara Asri RW 15 Permata Harjamukti, Kelurahan Kalijaga, Kota Cirebon, Sabtu (20/6/2020).

“Kami targetkan KWT ada di tiap RW, dan sekarang terus didorong mulai tingkat kecamatan hingga kelurahan. Saya bersyukur program ini mendapat respon positif masyarakat, termasuk Kepolisian,” katanya.

Eti mengungkapkan, meskipun belum lama berjalan, namun program KWT mampu memperlihatkan hasil yang baik, karena masyarakat bisa menikmati hasilnya langsung. “Tanaman sayur di RW 15 Permata Harjamukti sudah panen berkali-kali, padahal belum lama berjalan,” ujarnya.

Eti berpesan, kepada pengurus KWT di tiap kelurahan agar tetap semangat meskipun di tengah masa keprihatinan pandemi covid-19. “Ada banyak anggaran yang dialihkan untuk penanganan covid, termasuk anggaran di kelurahan,” katanya.

Polri berperan

Di saat yang sama, Kapolsek Seltim, Polres Cirebon Kota, Kompol Didi Suwardi, menjelaskan, kepolisian juga didorong terus memperhatikan masalah kesejahteraan masyarakat. Sebab hal itu berkaitan dengan situasi keamanan dan ketertiban. “Jika banyak kebutuhan harian masyarakat tidak terpenuhi, maka tingkat kejahatan biasanya naik,” paparnya.

Di bagian lain, Ketua KWT Mutiara Asri RW 15 Permata Harjamukti, Klora, mengungkapkan, keinginan untuk memanfaatkan lahan kosong sudah ada sejak tahun 2015, ketika itu dibantu Pemkot Cirebon dari segi bibit pohon buah.

“Sekarang ada program KWT, dan aktivitas memanfaatkan lahan kosong terus dimaksimalkan dengan dukungan Pemkot Cirebon,” tambahnya. (Erwin/SGO)