Pemkot Sambut Baik Rencana Revisi Perda Perlindungan Anak

oleh

CIREBON, (SGOnline).-

Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon menyambut baik rencana perubahan peraturan tentang perlindungan anak yang sedang dilakukan DPRD Jawa Barat.

Wakil Walikota Cirebon, Hj. Eti Herawati, menilai, ada beberapa poin dalam peraturan perlindungan anak yang harus disesuaikan dengan kondisi terkini, sehingga lebih efektif dalam memberikan hak anak.

“Sejumlah masukan dan rekomendasi dari Pemkot Cirebon sudah diberikan kepada DPRD Jabar terkait penyelenggaraan perlindungan anak,” katanya usai menerima Pansus IV DPRD Jabar, Senin (15/6/2020).

Eti Herawati menjelaskan, selama ini sejumlah perda menyangkut perlindungan anak, diterbitkan di Kota Cirebon, antara lain Perda Perlindungan Anak dan Perda tentang Kota Ramah Anak.

Dengan adanya revisi ini, maka diharapkan dapat lebih dimaksimalkan lagi. “Ruang layak anak ada di Kota Cirebon dan kami menargetkan aplikasinya ada di 22 kelurahan yang ada,” tuturnya.

Inisiatif DPRD Jabar

Pada saat yang sama, Ketua Pansus Komisi IV DPRD Jawa Barat, Hj. Sri Rahayu Agustina, menyatakan, revisi peraturan tentang perlindungan anak tersebut merupakan inisiatif DPRD Jabar.

Latar belakangnya, lanjut dia, karena melihat ada banyak hal di lapangan yang perlu diakomodir dalam peraturan. “Misal soal kelahiran anak yang tanpa bapak di pencatatan sipil, dan anak yang mengalami masalah kasus hukum,” jelasnya.

Sri menambahkan, melalui revisi Perda tentang Perlindungan Anak diharapkan segala permasalahan atau kasus yang terjadi di berbagai daerah bisa terakomodir dan pemda di tiap daerah semakin peduli terhadap perlindungan anak.

“Dalam Raperda Perlindungan Anak ini kita akan mengakomodir juga soal penyediaan rumah aman anak dan lain-lain,” tambahnya. (Rilis/Erwin/SGO)