Pemohon KIA di Indramayu Membludak

oleh -167 views

INDRAMAYU, (SGOnline).-

Ratusan pemohon pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) sejak pagi hari hingga sore ini, Senin (18/11/2019) masih memadati loket kantor pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Indramayu.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Indramayu, Moh. Iskak Iskandar mengatakan, padatnya pembuat KIA pada hari ini mengingat dua hari kantor pelayanan libur yakni, Sabtu dan Minggu kemarin.

Antusiasme masyarakat terhadap pembuatan KIA setiap harinya selalu meningkat. Sebab anak usia 1-16 tahun wajib memiliki KIA sebagai identitas diri. “Bagi warga atau orang tua yang memiliki anak atau cucu berusia 1-16 tahun wajib memiliki kartu identitas anak (KIA) sebagai identitas diri, dengan penggunaan berbagai keperluan anak yang bersangkutan,” katanya.

Dikatakan dia, dalam pengajuan proses pembuatan KIA, ada beberapa persyaratan yang harus dilengkapi, yakni foto kopi kartu keluarga (KK), akta kelahiran dan pas poto anak yang bersangkutan. Namun, untuk anak usia 1-5 tahun tidak diperlukan poto diri karena sistem tidak dapat menerima atau membuka, tetapi sebaliknya bagi pembuat KIA pada usia 5-16 tahun harus dilampirkan poto diri yang disiapkan dari rumah. “Sejak dibukanya pelayanan KIA, setiap hari Kantor Disdukcapil dipadati ratusan warga dari berbagai pelosok yang ingin dilayani pembuatan KIA,” terangnya.

Menurutnya, KIA atau KTP anak fungsinya untuk mendorong peningkatan pendataan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional anak, keberadaannya sangat dibutuhkan berbagai keperluan anak.

Dengan melihat dari hari ke hari jumlah pemohon yang datang ke Kantor Disdukcapil hingga ratusan orang, maka tidak menutup kemungkinan ke depan kantor kecamatan akan membuka pelayanan KIA bagi warga sekitar. “Selama dua pekan belakangan ini, ratusan warga yang ingin membuat KIA cukup sabar mengantre di loket-loket Kantor Pelayanan Disdukcapil,” tandasnya.

Rencana pemerintah, KIA itu sebagai pengganti Nomor Induk Siswa Nasional (NISN). “Untuk tertib administrasi kependudukan, kami berharap anak-anak Indramayu usia 1-16 tahun sudah memiliki KIA,” tandasnya. (Rat/SGO)