Penyaluran Air Bersih ke Daerah Krisis Capai 5 Juta Liter

oleh -124 views

CIREBON, (SGOnline).-

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, menyebutkan, kondisi di wilayahnya masih dalam status waspada bencana hingga memasuki bulan November 2019, karena cuaca musim kemarau panjang.

Musim kemarau membuat warga di sejumlah desa mengalami kesulitan air bersih. Untuk mengatasi krisis air bersih ini, BPBD bekerja sama dengan PDAM Tirtajati mengirimkan bantuan air bersih ke desa-desa yang membutuhkan.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cirebon, H Eman Sulaeman saat ditemui Surya Grage Online di ruang kerjanya mengatakan, dalam mengatasi kesulitan air bersih, pihaknya bekerja sama dengan PDAM mendistribusikan air bersih ke daerah-daerah yang membutuhkan.

“Awalnya tercatat 16 desa dari 18 kecamatan yang mengalami krisis air bersih. Namun kini tampaknya meluas menjadi 33 desa di 18 kecamatan yang sama. Dengan bantuan air bersih dari PDAM ini setidaknya dapat meringankan beban masyarakat,” ujarnya, Kamis (24/10/2019).

Pendistribusian air bersih ini, lanjut dia, dilakukan sejak 2 Juli lalu dengan berkoordinasi bersama aparat desa setempat, TNI dan Polri, sehingga penyaluran air dapat berjalan tertib dan aman. Bila tidak dijaga, berpotensi saling berebut air dan bisa memicu kericuhan antarwarga.

“Jika dikalkulasikan pasokan air bersih yang sudah dikirim ke desa-desa mencapai 1.000 tangki atau sekitar 5 juta liter. Untuk ke depan langkah antisipasinya bisa membangun embung atau membuat sumur artesis di tiap desa yang menjadi langganan krisis air bersih. Saya juga mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaaan air,” pintanya.(Mad/SGO)