Program Bantuan Kambing Diduga Terjadi Perkeliruan Administrasi

oleh -138 views

KUNINGAN, (SGOnline).-

Program bantuan kambing yang disebar di Kabupaten Kuningan masih memicu emosi sebagian warga. Salah satunya tokoh pemuda, Diding Jaenudin. Ia meminta agar DPRD Kuningan melalui Komisi 2 segera memanggil pihak terkait sebagai lanjutan rapat dengar pendapat (RDP) sebelumnya, dengan membentuk rapat panitia khusus atau pansus.

“Kami juga meminta DPRD Kuningan segera menutup program ini. Langkah tersebut penting dilakukan agar bisa melindungi petani dari keberlanjutan program dan memastikan tidak ada persoalan di kemudian hari,” tandasnya, Minggu (26/7/2020).

Ia mengingatkan, kebijakan pemerintah yang dikeluarkan di masa pandemi Covid-19, harus dengan pendekatan ke masyarakat kecil dan menengah ke bawah. Dengan begitu, dapat mengantisipasi terjadinya ledakan masyarakat miskin serta menanggulangi munculnya pengangguran baru.

“Namun semangat tersebut tidak ditanggapi dengan baik dan cerdas oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan. Hal itu bisa kita lihat dalam sepekan terakhir ini, masyarakat Kuningan disuguhkan dengan masalah bantuan kredit lunak untuk petani ternak melalui program penggemukan kambing dari pemerintah pusat,” beber Diding.

Diduga terjadi perkeliruan

Program tersebut, imbuhnya, diinisiasi Koperasi Inkopmar dan BPR yang kini berubah nama menjadi Bank Kuningan, melalui program LPDB Kementerian Keuangan RI. Dirinya mengapresiasi niat baik Koperasi Inkopmar dan Bank Kuningan sebagai lembaga yang mengintermediasi terlaksananya program dimaksud.

“Namun dalam perjalanannya, setelah mendengar hasil penjelasan RDP DPRD Kuningan, antara Komisi 2 dengan Bank Kuningan dan koperasi, diduga terjadi perkeliruan administrasi yang dituangkan dalam kontrak kerja sama antara petani ternak sebagai debitur sekaligus pengalihan risiko tanggung jawab apabila terjadi wanprestasi,” paparnya.

Bahkan, bukan saja petani, tetapi juga Bank Kuningan yang memberikan pinjaman. Sementara Koperasi Inkopmar sebagai generator market sekaligus penyedia hewan ternak dan pakan, tak terkena risiko atau imbas apabila terjadi kekeliruan.

“Selanjutnya yang patut diduga, untuk memuluskan program ini ada pihak internal yang diduga kuat sebagai aktor intelektual di tubuh Bank Kuningan, yang mengatur serta mengomunikasikan ke pihak gedung putih mengenai besaran persentase jasa,” ungkapnya.

Diding juga meminta, agar pembiayaan yang dikeluarkan petani untuk pembuatan kandang dan sejenisnya bisa diganti rugi Bank Kuningan dan koperasi. “Terakhir, kami meminta kepada aparat penegak hukum untuk bersikap proaktif dan mengawal masalah ini secara adil, tuntas dan menyeluruh,” kata Diding.

Akan dipantau

Terpisah, Ketua Komisi 2 DPRD Kuningan, Zulkarnaen, usai RDP dengan instansi yang terlibat dalam pemberian bantuan kambing beberapa waktu lalu, memastikan Program LPDB bantuan kambing berjalan sesuai semangat awalnya.

“Ini kan program bantuan bergulir. Jadi apapun bentuknya program dari pemerintah, dan berapa pun besarnya anggaran, harus bermuara pada kesejahteraan rakyat,” jelasnya.

Hingga pelaksanaan RDP di Gedung DPRD itu, Zul, sapaan akrabnya, menandaskan, pelaksanaan program bantuan kambing itu berjalan clear dan beres.

Komisi 2 DPRD Kuningan, berjanji akan melihat dalam sebulan ini, apakah pelaksanaannya lancar atau sebaliknya. Dari total anggaran bantuan Rp 25 miliar, Zul, menyebutkan, sudah jelas mekanismenya dan hingga hari itu semuanya beres.

Meski begitu, ia mengaku belum bisa bicara banyak, karena masih proses pendalaman data yang baru didapatkannya. “Kami juga punya tanggung jawab moral untuk memastikan program ini bergulir dengan benar. Kalau program ini terlaksana sesuai ketentuannya, kan baik, warga terbantu. Janganlah berprasangka jelek dulu,” tukasnya. (Ruddy/SGO)

Hayyyy  hallo..... Mas, Mba... Sis  Bro... dah pada daftar menjadi mahasiswa baru UGJ belum.....ituloh Universitas Swadaya Gunung Jati.... Dulu kalian mengenalnya dengan Unswagati

Diatas ada panduan cara mendaftar online via fasilitas BJB ya....? dan juga panduan untuk melakukan heregistrasi/registrasi bagi yang sudah dinyatakan Lulus....

Semoga kalian bisa lulus dengan jurusan/program studi yang dicita-citakan

Kuliah....kuyyy ke UGJ