Ratusan Mahasiswa Cirebon Desak Presiden Terbitkan Perppu Omnibus Law

oleh -2 views

CIREBON, (SGOnline).-

Ratusan pengunjuk rasa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Cirebon menggelar aksi demonstrasi di Jalan Brigjen Dharsono (By Pass), tepatnya di lampu merah Jalan Terusan Pemuda, Senin (19/10/2020).

Dengan membawa berbagai spanduk, mereka mendesak Presiden Jokowi mengeluarkan peraturan presiden pengganti undang undang (Perppu) untuk mencabut UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Selain itu, demonstran juga mendesak aparat kepolisian agar tidak bertindak represif terhadap massa aksi di berbagai daerah dan mencabut Surat Edaran Mendikbud Nomor 1035/E/KM/2020.

“SE Mendikbud ini merupakan upaya pembungkaman terhadap mahasiswa. Sebab, di poin ke-4 disebutkan, mengimbau mahasiswa/i untuk tidak turut serta dalam kegiatan demonstrasi/unjuk rasa/menyampaikan aspirasi yang dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan para mahasiswa/i di masa pandemik ini,” kata Didin, koordinator aksi.

Dijelaskan dia, aksi unjuk rasa hari ini bertepatan dengan satu tahun dilantiknya Presiden dan Wakil Presiden RI. Hal tersebut menjadi catatan kelam sejarah Indonesia karena memberi kado kekecewaan bagi rakyat.

“Kami minta Presiden segera menerbitkan Perppu dan aparat kepolisian tidak melakukan kekerasan terhadap semua pengunjuk rasa di Tanah Air. Sebab, saat Omnibus Law masih menjadi rancangan hingga menjadi UU aksi represif aparat kepolisian terhadap pendemo kerap terjadi,” ungkap dia. (Herwin/SGO)