Revitalisasi Waduk Darma Dinilai Gagal, Ini Jawaban PDAU

oleh -47 views

KUNINGAN, (SGOnline).-

Warga asal Desa Cikupa, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan mengancam akan menempuh jalur hukum apabila tidak ada jaminan akan pertumbuhan ekonomi dan moral. Hal tersebut disampaikan Dadan Somantri Indra Santana dalam surat yang ditujukan kepada pemangku kebijakan.

Dadan berpendapat, saat ini revitalisasi Waduk Darma dinilai gagal, karena kurangnya sosialisasi kepada masyarakat dan tidak adanya jaminan bagi warga sekitar. “Pembangunan mega proyek wisata Waduk Darma yang bertaraf internasional saya rasa sudah gagal. Karena sosialisasi yang dilakukan pemerintah untuk tahap awal tidak dilakukan secara serius dan maksimal,” ujar Dadan dalam surat terbuka yang diterima Surya Grage Online, Kamis (31/10/2019).

Dadan pun menuliskan kegelisahan dan kekhawatirannya akan dampak negatif yang mungkin timbul, baik secara ekonomi maupun agama setelah pembangunan revitalisasi Waduk Darma selesai.

“Bila sosialisasi tidak ditangani dengan serius, maka saya khawatir akan ada degradasi moral dan pergeseran nilai kearifan budaya lokal bagi masyarakat sekitar Waduk Darma. Untuk itu saya meminta kepada yang punya kekuasaan menangani secara serius dan memberikan sosialisasi secara menyeluruh,” imbuhnya seraya berjanji akan menempuh jalur hukum baik secara adat maupun negara bila tidak diindahkan.

Menanggapi hal itu, staf Humas Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) Kuningan, Slamet Riyanto, menjelaskan PDAU sebagai pengelola sementara ini bertindak sebagai pengelola untuk tahap pembangunan saat revitalisasi, namun untuk sosialisasi sepenuhnya ada pada pemerintah daerah.

“Untuk sosialisasi pembangunan diserahkan kepada pemerintah, yaitu lewat BPWS dan pemerintah Kecamatan Darma. Sebab selama ini PDAU, hanya menjadi pihak yang turut diundang dalam sosialisasi,” tandasnya.

PDAU pun memberikan secarik kertas undangan sebagai bukti bahwa pemerintah telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar Waduk Darma, baik itu lewat BPWS maupun Kecamatan Waduk Darma.

“Sosialisasi sendiri sudah dilakukan berkali-kali dengan semua desa sekitar Waduk Darma, seperti yang ada pada tanggal 1 Oktober lalu di Gedung BPWS, sebelum pembangunan tahap awal dimulai,” ujarnya. (Andin/SGO)