Ribuan Pencaker Banjiri Job Fair 2019

oleh -45 views

INDRAMAYU, (SGOnline).-

Ribuan pencari kerja (pencaker) asal Indramayu, Selasa (29/10/2019) membanjiri area job fair. Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat kembali menggelar job fair atau bursa kerja untuk kali kedua, Selasa-Kamis (29-31/10/2019) sekaligus menutup pelatihan berbasis kompetensi yang diikuti 160 peserta BLK Disnaker gelombang ke-6 tahun 2019.

Job fair yang dibuka Plt Bupati Indramayu, H. Taufik Hidayat ini diperkirakan bakal dihadiri ribuan pencari kerja (pencaker) lulusan SMA/SMK dan sederajat maupun lulusan S1.

Kepala Disnaker Kabupaten Indramayu, Hj. Sri Wulaningsih, mengatakan, job fair yang melibatkan 15 perusahaan terdiri dari perusahaan swasta, BUMD dan BUMN yang menyediakan sekitar 4.000 formasi lowongan pekerjaan tersebut diupayakan mampu menekan angka pengangguran di Indramayu yang setiap tahunnya mengalami peningkatan hampir 10 persen.

“Job fair ini merupakan wahana untuk bertatap langsung antara pencaker dengan penyedia pekerjaan dan sangat efektif dalam memberikan kesempatan kepada para pencaker untuk memperoleh informasi lowongan pekerjaan. Dalam job fair ini ada pihak perusahaan yang langsung melakukan seleksi dan perusahaan yang mengikuti job fair wajib melaporkan hasilnya kepada Disnaker,” ujarnya.

Dia menilai, hasil job fair kali ini mungkin tidak jauh berbeda pada job fair bulan Juni 2019 kemarin, yakni sekitar 10 persen pencaker yang terserap bekerja di beberapa perusahaan. Hasil job fair bulan Juni 2019 dari 6.000 formasi lowongan pekerjaan yang terserap sekitar 10 persen atau setara dengan 600 pencaker begitu pula dari 4.000 formasi lowongan yang disediakan pada job fair ini diperkirakan sekitar 10 persen atau setara sekitar 400 pencaker yang akan terserap.

Sementara jumlah pencaker asal Indramayu terhitung hingga akhir bulan September 2019 mencapai sekitar 16.000 orang. “Salah satu minimnya pencaker yang terserap di job fair, dikarenakan banyak para pencaker yang belum memiliki sertifikat keahlian sesuai kriteria yang dibutuhkan perusahaan. Karenanya, sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat, setiap pencaker wajib dibekali keahlian tertentu melalui balai latihan kerja (BLK) oleh pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota.

Artinya, ketika telah memiliki keahlian maka akan sesuai yang dibutuhkan pangsa pasar kerja dan kesempatan semacam ini harus benar-benar dapat dioptimalkan oleh seluruh warga Indramayu khususnya para pencaker. Dengan demikian, dapat menekan angka pengangguran dan yang terpenting para pencaker dapat melengkapi berbagai berkas persyaratan lamaran pekerjaan.

“Mengingat job fair ini dinilai sangat efektif dalam mengurangi angka pengangguran, ke depan rencananya Pemkab Indramayu akan menggelar job fair tiga kali dalam setahun,” pungkasnya. (Ridho/SGO)