Rompal Hadiri Tasyakuran Dewa

oleh -58 views

INDRAMAYU, (SGOnline).-

Anggota legislatif terpilih dari Fraksi PKB, Dedi Wahidi atau yang biasa disapa Dewa ikut memperingati Hari Santri Nasional (HSN). Acara juga dikemas dengan tasyakuran atas ketiga kalinya ia terpilih kembali sebagai anggota Fraksi PKB DPR RI periode tahun 2019-2024.

“Resepsi tasyakur adalah sebuah harapan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan yang dicontohkan para kyai atau ulama sejak dulu. Tasyakur artinya bersyukur atas segala nikmat dan Yayasan Darul Ma’arif Kaplongan selalu berusaha memberikan karya terbaik untuk umat,” kata Dewa yang juga Ketua Dewan Pembina Yayasan Lembaga Darul Ma’arif (Kampus Hijau) Kaplongan Karangampel di halaman kampus setempat, Selasa (22/10/2019).

Dewa dalam sambutannya mengatakan bahwa resepsi tasyakur adalah sebuah harapan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan yang telah dicontohkan oleh para kiyai atau ulama sejak dahulu.

Dalam memperingati HSN, Lembaga Darul Ma’arif Kaplongan menggelar berbagai kegiatan seperti untuk masyarakat, seperti karnaval santri, santunan untuk anak yatim piatu dan dhuafa, lomba-lomba, upacara HSN serta khitanan massal yang melibatkan 86 anak di Kabupaten Indramayu.

Diakui Dewa, meskipun masih sembilan bulan lagi pendaftaran penerimaan peserta didik baru dibuka, namun saat ini sudah banyak orang tua yang mendaftarkan anak-anaknya ke kampus hijau ini. Tak tanggung-tanggung jumlahnya mencapai ratusan anak. Kondisi ini membuktikan jika dari tahun ke tahun, kampus hijau semakin dicintai masyarakat.

Juru bicara kampus hijau, Amroni yang juga Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Indramayu mengucapkan selamat kepada Dewa atas pencapaian yang ketiga kalinya sebagai anggota DPR RI dari Fraksi PKB.

“Saya mewakili partai dan masyarakat mengucapkan selamat kepada Bapak Dewa karena berhasil ke Senayan sebanyak tiga kali. Untuk menjadi yang terbaik selama tiga kali berturut-turut tidakah mudah, dan karir Bapak Dewa itu selalu melejit naik ke atas, tidak pernah turun, sehingga bapak layak dijadikan figur warga di Indramayu. Karyanya juga sangat banyak, terutama dalam bidang pendidikan dan keumatan,” terangnya.

Selain dihadiri anggota legislatif dari tingkat daerah, propinsi dan pusat, juga dari kalangan alim ulama dan santri se-wilayah Ciayumajakuning, badan otonom PKB, Garda Bangsa se-wilayah III Cirebon serta wali santri.

Kegiatan ditutup dengan mauidzoh hasanah dari KH. Usamah Mansur dan penampilan Rhoma Irama Palsu (Rompal) dan performa dari para seniman lokal Indramayu.(Ridho/SGO)