Sang Jit, Tradisi Lamaran Sebelum Pernikahan Warga Tionghoa

oleh -0 views

SEBUAH pepatah bijak berbunyi, 保留尊重祖先的传统 Bǎoliú zūnzhòng zǔxiān de chuántǒng. Artinya, melestarikan tradisi menghormati leluhur. Sang Jit adalah tradisi prosesi lamaran sebelum pernikahan. Biasanya 2 minggu atau satu bulan sebelum pernikahan.

Sang Jit adalah hari penetapan setelah pertemuan seluruh anggota keluarga. Menurut Wikipedia, Sang jit-thau dalam dialek Hokkian (送日頭 Mandarin: Sòng rì tou) atau sering disebut sang jit adalah ritual pertunangan dalam tradisi Tionghoa. Sang jit secara harfiah dalam bahasa Indonesia, berarti hari seserahan.

Waktu pelaksanaan biasanya pukul 10.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Dalam sang jit, biasanya dijadikan sarana memperkenalkan sanak famili dari kedua mempelai, sehingga bisa mengakrabkan kedua keluarga. Sehingga ketika di hari pernikahan mereka sudah saling mengenal.

Seluruh keluarga dari calon mempelai wanita akan dipimpin anggota keluarga yang dituakan. Lazimnya, yang dipilih orang yang sudah menikah. Sementara, rombongan calon mempelai pria terdiri dari orang yang belum menikah.

Mereka akan menyerahkan baki seserahan secara berurutan, dimulai baki untuk orang tua calon mempelai wanita hingga calon mempelai wanita. Pembawa baki calon mempelai pria akan mendapatkan angpao dari ibu calon mempelai wanita, maksudnya agar mereka yang membawa baki juga supaya cepat dapat jodoh.

Bila mempelai wanita memiliki kakak yang belum menikah, maka calon mempelai pria harus membawa barang pelangkah untuk kakak calon mempelai wanita. Biasanya ditentukan kakak calon mempelai wanita sebelum acara sang jit. Jadi ketika acara sang jit tinggal membawakannya saja.