Sebaran Corona, Sebagian Besar Kelurahan Masuk Level Satu

oleh
Nanin Hayani Adam

CIREBON, (SGOnline).-

Berakhirnya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) 12 Juni ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon merilis perkembangan penyebaran covid-19, hasilnya sebagian besar kelurahan yang ada berada di level satu, yaitu rendah atau tidak ditemukan kasus positif covid-19.

Wakil Walikota Cirebon, Hj. Eti Herawati, usai melakukan Rapat Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Pembatasan Berskala Besar (PSBB) dan Persiapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kota Cirebon, Kamis (11/6/2020).

Hasil rapat tersebut, lanjut dia, akan dikirimkan ke Gubernur Jawa Barat. Nanti Gubernur yang akan memutuskan, apa yang akan diterapkan di Kota Cirebon. Secara umum, penyebaran covid-19 di Kota Cirebon bisa ditangani dengan baik.

“Fokus kita ada di Panjunan, tepatnya di RW 01 dan RW 10 Panjunan. Dinas Kesehatan ditugaskan untuk terus memantau perkembangan penyebaran covid-19 di daerah tersebut. Apalagi itu daerah padat,” ungkap Eti.

Namun Eti bersyukur, warga yang positif covid-19 sudah menjalani perawatan dan isolasi, serta hasil swab 8 orang yang reaktif dari rapid tes ternyata negatif.

Laporan ke Gubernur

Sementara itu, Pj Sekda Kota Cirebon, Nanin Hayani Adam, mengungkapkan, laporan hasil rapat tadi akan dibuat secara rinci dan detail, sehingga Gubernur Jawa Barat bisa mengambil keputusan PSBB apa yang akan dilakukan di Kota Cirebon. “Karena saat ini mall juga sudah dibuka, itu juga telah melalui persetujuan gubernur,” ungkap Nanin.

Rapat tadi juga menyimpulkan, tempat ibadah boleh buka dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran covid-19, sedangkan tempat hiburan belum boleh.

Sementara, untuk kawasan Stadion Bima, diperbolehkan sebagai tempat berolahraga dengan kapasitas 50 persen dari kuota yang tersedia. “Kami meminta masyarakat untuk selalu menerapkan protokol pencegahan penyebaran covid-19, agar tidak terjadi gelombang kedua wabah corona di Indonesia,” pintanya.

AKB proporsional

Di bagian lain, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kota Cirebon, Mohammad Arif Kurniawan, menjelaskan sebanyak 18 kelurahan di Kota Cirebon dikategorikan masuk ke level 1, 3 kelurahan masuk ke level 2 dan satu kelurahan, yaitu Kelurahan Panjunan dimasukkan ke level 3.

Merujuk pasal 4 Peraturan Gubernur Jawa Barat No 46 tahun 2020, level 1 yaitu rendah atau tidak ditemukan kasus positif Covid-19 di kelurahan tersebut. “Transmission index di Kota Cirebon sebenarnya sudah di bawah angka satu atau berpotensi berhenti menyebar,” ungkap Arif.

Namun dengan adanya kasus positif Covid-19 di Kelurahan Panjunan membuat transmission index-nya saat ini ada di atas angka satu. Untuk itu, Kota Cirebon, dinilai Arif, belum bisa menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) secara penuh, namun secara bertahap. (Rilis/Erwin/SGO)