Status Covid-19 Kabupaten Kuningan, dari Zona Biru Menuju Hijau

oleh
Bupati Kuningan H Acep Purnama (duduk) memantau swab massal di Pandapa Paramartha, Kamis (18/6/2020).

KUNINGAN, (SGOnline).-

Menghadapi adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal, Pemkab Kuningan melalui Dinas Kesehatan menggelar tes swab massal selama 10 hari.

Tes swab massal hari pertama yang dipusatkan di Pandapa Paramartha Kuningan tersebut, dipantau Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Barat, Kamis (18/6/2020).

Pemkab Kuningan mendapat bantuan 1.485 alat test swab dari Provinsi Jawa Barat. Hal itu untuk meningkatkan akurasi data, terkait penyebaran covid-19 di wilayah Kabupaten Kuningan, yang diperkirakan sudah melandai.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kuningan, Susi Lusiyanti, menjelaskan, elaksanaan test swab akan digelar selama 10 hari kerja. “Insya Allah, pelaksanaannya di 32 kecamatan dengan target 1.480 orang. Setelah selesai tanggal 1 Juli nanti, kita akan langsung mengadakan rapid massal serentak juga di 32 kecamatan,” paparnya.

3.200 warga bakal diswab

Ia juga akan mengaktifkan Puskesmas Keliling (Pusling) yang ada di 32 kecamatan, dengan sasaran test antara 100 sampai 200 rapid, sehingga total sekitar 3.200 warga yang akan dites rapid di seluruh Kabupaten Kuningan. Dengan demikian, Dinkes benar-benar yakin jika wilayah tugasnya berada di zona biru dan beralih ke zona hijau.

Di bagian lain, Camat Kuningan, Saleh Rokhiat, menambahkan, peserta tes swab dari Kecamatan Kuningan tercatat 152 orang, baik dari unsur pemerintahan kecamatan hingga desa, swasta, pelaku usaha, maupun masyarakat umum.

Ia mengapresiasi langkah Dinas Kesehatan dalam mencegah penularan virus corona di tengah masyarakat. Terlebih saat ini Kuningan memasuki level zona biru yang diharapkan bisa beralih ke zona hijau covid-19. “Saya minta warga Kecamatan Kuningan patuhi protokol kesehatan di era AKB ini,” pintanya. (Ruddy/SGO)