Susy: Hak Anak Harus Terlindungi dan Jauhkan dari Kekerasan

oleh -132 views

KUNINGAN, (SGOnline).-

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang jatuh pada 23 Juli 2020 kali ini, berbeda dengan tahun sebelumnya. Sebab tahun ini Hari Anak Nasional diperingati di masa pandemi covid-19 atau wabah virus corona.

Adapun tema yang diusung Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), yakni Anak Terlindungi, Indonesia Maju. Tema tersebut bertujuan agar anak-anak Indonesia tetap di rumah dan bergembira di masa pandemi covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kuningan, dr. Susy Lusiyanti, berharap, anak merupakan aset masa depan bangsa dan hak-haknya harus terlindungi. “Di masa pandemi ini, peran orang tua sangat penting agar anaknya tetap ceria. Berikan perlindungan secara baik di rumah dari berbagai kekerasan,” pintanya.

Menurut dia, anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Terutama pendidikan moral agar kelak akhlak yang baik tertanam dalam perilaku keseharian. “Soalnya, kejahatan-kejahatan terhadap anak yang marak terjadi, menjadikan kita harus terus berusaha menciptakan kondisi nyaman,” ucapnya.

Peluk dalam doa

Orang tua, lanjut dia, harus bisa menciptakan suasana agar anak bisa mengaktualisasikan diri secara baik dan tidak terpengaruh hal-hal buruk di luar dunia. Untuk itu, ia mengajak orang tua bisa menjaga anak dengan memeluknya dalam doa.

“Jangan lupa untuk selalu mendoakan anak kita, dengan doa Rabbi habli minas sholihiin. Ya Allah jadikan anak-anak kami anak-anak yang soleh dan solehah,” terangnya. (Ruddy/SGO)