Temuan Arkeologi Sambimaya yang Diduga Candi Bakal Diteliti Balar

oleh -82 views

INDRAMAYU, (SGOnline).-

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Indramayu menggandeng Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) melakukan sosialisasi dan penyuluhan terkait ditemukannya struktur bangunan candi di Desa Sambimaya, Kecamatan Juntinyuat. Materi penyuluhan seputar peninggalan cagar budaya ini melibatkan seluruh tokoh masyarakat, BPD, tokoh agama, dan tokoh pemuda di desa tersebut.

Hadir dalam kegiatan penyuluhan unsur Muspika, Kecamatan Juntinyuat di antaranya Danramil Juntinyuat Kapten Nariman, Kanit Intel Polsek Juntinyuat Aiptu Anang, Kasie Pol Pamong Praja Ipan dan Kepala Desa Sambimaya, H Sutarman.

Dalam penyuluhan ini, Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Disbudpar Indramayu, Suparto Agus Tinus mengatakan, keberadaan temuan struktur bangunan diduga candi di Desa Sambimaya ini akan menjadi kebanggaan warga Desa Sambimaya. Selain sebagai destinasi baru, temuan ini akan menjadi ajang penelitian bagi para arkeolog, sejarawan dan ahli lainnya terkait adanya candi di Indramayu.

“Ini merupakan temuan yang sangat menarik bagi Indramayu karena tidak pernah ada catatan dalam sejarah Indramayu yang menyebut-nyebut adanya pengaruh Hindu Budha di wilayah ini,” katanya, Rabu (6/11/2019).

Dia mengajak seluruh masyarakat Desa Sambimaya untuk dapat bekerja sama dengan tim peneliti untuk memberikan masukan informasi, terkait temuan lain yang masih tersimpan di rumah rumah agar diserahkan kepada kepala desa. Temuan lain ini akan menjadi informasi berharga bagi para peneliti untuk dapat mengungkap sejarah dan keberadaan bangunan candi yang ada di desa Sambimaya.

Sementara, Ketua TACB Indramayu Dedy Musashi memastikan, temuan struktur bangunan candi tersebut akan diteliti para arkeolog dari Balai Arkeologi (Balar) Bandung. Penelitian akan dimulai pada Jumat-Minggu (9-11/11/2019) nanti yang akan dipimpin Kepala Balar Bandung.

Penelitian awal ini, akan dilakukan di sekitar temuan struktur bangunan di Blok Dingkel dan Blok Sambi Lawang yang banyak ditemukan susunan batu bata dan fragmen batu bata yang berserakan. “Empat arkeolog akan turun ke Indramayu untuk meneliti temuan struktur bangunan di Sambimaya ini,” jelas Dedy.

Tim TACB Indramayu mengucapkan terima kasih kepada pemilik lahan yang lahannya mau dijadikan lokasi penelitian arkeologi, Kepala Desa Sambimaya, Polsek dan Koramil Juntinyuat yang telah mengamankan lokasi temuan dari incaran pemburu barang antik dan terima kasih kepada masyarakat Desa Sambimaya yang telah menjaga tinggalan cagar budaya secara baik. (Rat/SGO)