Terminal Harjamukti Operasionalkan Bus AKDP dan AKAP

oleh
Kawasan Terminal Harjamukti/wikipedia

CIREBON, (SGOnline).-

Memasuki normal baru atau adaptasi kebiasaan baru (AKB), Terminal Bus Harjamukti Cirebon mulai membuka operasional bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan antar kota dalam provinsi (AKDP) sejak, Rabu (11/6/2020).

Kepala Terminal Harjamukti Cirebon, Komarudin, mengemukakan, di hari-hari awal, ada beberapa PO bus yang mulai beroperasi dan melayani penumpang. Namun, bus-bus tersebut masih melayani ke daerah tujuan yang masih zona hijau.

“Untuk wilayah Jakarta dan Bandung yang masih zona merah, masih ada yang belum ke sana dan kenaikan penumpangnya sekitar 25 persen,” katanya, Jumat (19/6/2020).

Ia melanjutkan, meskipun saat ini hampir semua PO sudah melayani penumpang, namun tidak semua armada bus dioperasikan. Hal ini dikarenakan penumpang yang masih kurang. Apalagi, ditambah dengan adanya aturan physical distancing, sehingga, tidak semua tempat duduk terisi penuh.

Harga tiket tetap

Meskipun ada pengurangan tempat duduk, namun harga tiket tidak berubah. Hal ini sesuai instruksi Kementerian Perhubungan untuk tidak menaikkan harga tiket.

Berdasarkan data, per tanggal 17 Juni 2020, jumlah penumpang yang turun di Terminal Harjamukti Cirebon berjumlah 513 penumpang dan yang berangkat tercatat 1.245 penumpang. “Jumlah ini masih sedikit. Namun sudah mengalami kenaikan 25 persen sejak dibuka kembali,” ungkapnya.

Untuk mendukung AKB, Terminal Harjamukti menerapkan protokol kesehatan, seperti pengecekan suhu tubuh, menyediakan cuci tangan, hand sanitizer, serta menggunakan masker. “Kru bus seperti supir dan kondektur pun turut menjalankan protokol kesehatan,” ucap dia. (Andi/SGO)