UGJ Uji 2.183 Hasil Swab Hanya dalam Waktu Satu Bulan

oleh
Catur Prasetya

CIREBON, (SGOnline).-

Dalam rentang waktu Awal 4 Mei hingga 4 Juni 2020, Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) menerima sebanyak 2.183 sampel hasil swab dari wilayah Ciayumajakuning, yakni Kota/Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Indramayu, dan Kabupaten Majalengka.

Dekan Fakultas Kedokteran UGJ, dr. Catur Prasetya menjelaskan, hasil sampel ini nantinya akan dikirim ke Dinas Kesehatan masing-masing daerah. Karena, UGJ tidak memiliki kewenangan untuk mengumumkan hasil tes. “Kami tidak berwenang,” jelasnya, Jumat (5/6/2020).

Jumlah tersebut, lanjutnya, sekitar 85 persen berasal dari Kabupaten Cirebon. Sedangkan wilayah Kota Cirebon tidak ada, dikarenakan Kota Cirebon ada Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati dan Rumah Sakit Pelabuhan Kota Cirebon.

Dalam sehari, lanjut Catur Prasetya, timnya bisa menyelesaikan sekitar 120 sampel. Ketika datang sekitar 300 sampel, seharusnya akan selesai dalam 3 hari. Namun, timnya justru harus mengambil lembur hingga jam 02.00 WIB dini hari, bahkan harus berangkat di hari libur, demi bisa menyelesaikan ratusan sampel tersebut. “Kita lakukan ini agar mempercepat pekerjaan, karena masih banyak sampel yang harus diuji lagi,” tuturnya.

Dua kali tes

Catur menjelaskan, saat sampel datang, akan melalui dua kali tahapan tes. Yang pertama, akan dites melalui alat sentrifugal. Kemudian, baru dites secara Polymerase Chain Reaction (PCR). Namun, dirinya mengeluhkan karena keberadaan alat sentrifugal hanya ada satu. “Kami pernah rapat dengan berbagai daerah, untuk meminjamkan alat sentrifugal untuk mempercepat tes. Namun ternyata digunakan semua,” ungkapnya.

Kini, lanjutnya, Fakultas Kedokteran UGJ dijadikan sebagai tempat pengujian sampel hasil tes swab Covid-19 di wilayah Cirebon raya. Mereka bekerja sama dengan empat daerah di wilayah Cirebon, selain Kota Cirebon. Yang terbanyak mengirimkan sampel sampai saat ini adalah Kabupaten Cirebon, karena yang terlebih dahulu melakukan swab massal. (Andi/SGO)