Walikota Cirebon Minta Aparatur Pemerintah Pahami Manajemen Risiko

oleh -10 views

CIREBON, (SGOnline).-

Manajemen risiko penting dipahami setiap aparatur pemerintah di Kota Cirebon. Pemetaan dan penerapan pengendalian risiko dalam perencanaan kerja meminimalkan kesalahan dan mengoptimalkan kinerja.

Hal tersebut disampaikan Walikota Cirebon, H Nashrudin Azis, saat memberikan sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, H Agus Mulyadi, pada pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Desk Penerapan manajemen Risiko di Lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada seluruh perangkat daerah terhadap pentingnya penerapan manajemen risiko di lingkungan Pemkot Cirebon,” kata Azis, Senin (16/11/2020).

Pengalaman terjadinya refocusing anggaran, lanjut dia, memberikan pelajaran yang berharga bagi semua dalam merespon berbagai risiko dalam pengelolaan keuangan di daerah.

Adanya Peraturan Pemerintah nomor 60 tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) yang menyatakan bahwa SPIP terdiri atas unsur lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi serta pemantauan pengendalian intern.

Hal ini membuktikan, jika memetakan dan mengendalikan risiko dalam tata kelola pemerintahan di daerah sangat penting.

Untuk itu, Azis meminta, kepada seluruh peserta untuk bisa mengikuti bimtek tersebut dengan baik dan nantinya diterapkan dalam pengelolaan pemerintahan di lingkungan Pemkot Cirebon.