Warga Kramatmulya Resah, Bekas APD Dibuang di TPS Umum

oleh -718 views


KUNINGAN, (SGOnline).-

Sampah alat pelindung diri (APD) bekas penanganan covid-19, berupa hazmat tergeletak bersama kemasan obat-obatan dan sampah rumah tangga lainnya di tempat pembuangan sampah umum di wilayah Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, Sabtu (6/6/2020).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kuningan, Wawan Setiawan, membenarkan penemuan sampah bekas APD dan limbah medis lainnya tersebut. “Iya, informasinya begitu. Tadi kita langsung menghubungi Dinkes supaya jangan membuang limbah B3 ke tempat pembuangan sampah rumah tangga,” ungkap Wawan melalui pesan seluler, Sabtu (6/6/2020) siang.

Ia mengaku sudah memberikan surat pemberitahuan kepada seluruh instansi kesehatan terkait larangan pembuangan limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) di lokasi tempat sampah umum. “Semua rumah sakit dan puskesmas, sejumlah 37 instasi sudah dikasih surat pemberitahuan tentang hal itu,” katanya.

Dari salinan surat pemberitahuan yang dilampirkannya, didapatkan informasi jika sebelumnya pernah terjadi penemuan limbah yang tergolong kategori B3 di TPSA Ciniru. Maka dari itu, dirinya segera menindaklanjuti dengan surat pemberitahuan agar petugas kesehatan yang menghasilkan limbah B3, bisa melakukan pemilahan supaya tidak tercampur dengan limbah rumah tangga lainnya.

“Pembuangan limbah B3 di tempat sampah umum ini bertentangan dengan UU nomor 32 tahun 2009, tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Pasal 59 ayat 1, ” papar Wawan.

Selain berbahaya bagi lingkungan, limbah B3 ini bisa berbahaya bagi masyarakat, apalagi di masa Pandemi Covid-19.

READ  Ops Yustisi Gabungan Datangi Kerumunan Warga

Sangat miris

Terpisah, salah seorang warga Kecamatan Karamatmulya, Ibrahim, saat dimintai tanggapan terkait ditemukannya sampah bekas APD di tempat sampah umum mengaku sangat miris.

“Itu kan sampah berbahaya, kenapa bisa teledor membuangnya di tempat sampah umum? Sebagai warga sekitar kita jelas khawatir, apalagi sekarang di masa Covid-19, kita jadi was-was,” tandasnya.

Selain mensinyalir adanya kelalaian pihak yang membuang sampah bekas APD itu, Ibrahim juga menduga jika ada pihak-pihak yang sengaja membuang sampah tersebut untuk memperkeruh suasana atau menakuti masyarakat. (Salawati/SGO)