Warga Kuningan Boleh Gelar Akad Nikah di Luar KUA

oleh -311 views

KUNINGAN, (SGOnline).-

Warga Kabupaten Kuningan kini bisa melangsungkan akad nikah di luar Kantor Urusan Agama (KUA). Kebijakan tersebut berlaku mulai, Selasa (30/6/2020) kemarin.

Hal itu tertuang dalam SE Dirjen Bimas Islam RI Nomor:P-006/DJ.III/Hk.007/06/2020 tentang Pelayanan Nikah Menuju Masyarakat Produktif Aman Covid-19. Peraturan ini mengganti regulasi sebelumnya, yaitu KUA tidak melayani pernikahan di luar KUA.

Kasie Bimas Islam Kantor Kemenag Kabupaten Kuningan, H Ahmad Fauzi, menjelaskan, meskipun akad nikah boleh digelar di luar KUA, namun saat pelaksanaannya dihadiri paling banyak 10 orang dan wajib mematuhi protokol kesehatan.

“Adapun orang yang menghadiri hanya 20 persen dari kapasitas ruangan. Bila akad nikah dilakukan di rumah, maka pemangku hajat harus berkoordinasi dengan kecamatan atau polsek setempat. Gunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer,” paparnya, Rabu (1/7/2020).

Apabila tamu yang hadir membludak, lanjut Ahmad Fauzi, maka kepala KUA atau penghulu serta pihak terkait lainnya, berhak menolak layanan nikah tersebut. Hal itu dituangkan dalam format yang disediakan. Sedangkan untuk pendaftaran nikah, warga disarankan menggunakan cara online.

“Tapi kalau mau daftar manual atau langsung ke KUA silakan, kami bisa menerima. Namun harus tetap memperhatikan protokol kesehatan. Sedangkan urusan hajatannya merupakan kebijakan Pak Bupati,” ujar dia.

Belum ada regulasi

Sementara itu, Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, saat menggelar konferensi pers terkait Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM), menjelaskan, tadi malam ia baru saja menerima laporan hasil swab di enam kecamatan, dengan hasil 9 orang positif corona.

“Maka dari itu, kami akan memperketat protokol covid-19, seperti 4 bulan ke belakang. Untuk hajatan, kami belum menyiapkan regulasi secara rinci,” aku Acep.

Untuk hajatan, jelas dia, biasanya di bulan hapid ini kejepit, jarang ada warga hajatan. Untuk itu, sambil menunggu satu bulan ke depan, pemkab bakal mengatur regulasi soal resepsi.

Meskipun begitu, Acep Purnama, mengimbau, saat menggelar hajatan harus membatasi undangan tamu, tidak mengadakan hiburan hingga malam hari, kecuali hiburan edukasi seperti salawat. (Ruddy/SGO)

Hayyyy  hallo..... Mas, Mba... Sis  Bro... dah pada daftar menjadi mahasiswa baru UGJ belum.....ituloh Universitas Swadaya Gunung Jati.... Dulu kalian mengenalnya dengan Unswagati

Diatas ada panduan cara mendaftar online via fasilitas BJB ya....? dan juga panduan untuk melakukan heregistrasi/registrasi bagi yang sudah dinyatakan Lulus....

Semoga kalian bisa lulus dengan jurusan/program studi yang dicita-citakan

Kuliah....kuyyy ke UGJ