Warga Lebak Kardin Kuningan Kompak Semprotkan Disinfektan secara Mandiri

oleh -102 views

KUNINGAN, (SGOnline).-

Upaya pencegahan penyebaran virus corona dengan cara penyemprotan cairan disifektan terus dilakukan berbagai kalangan. Bahkan tak sedikit, unsur masyarakat yang melakukannya dengan cara mandiri. Tujuannya, selain agar terhindar dari ancaman corona, juga menjadikan lingkungan lebih sehat karena semua kuman mati karenanya.

Seperti yang dilakukan warga Lingkungan Lebak Kardin, RW 01 dan 02. Mereka secara bergotong royong, melakukan penyemprotan juga sosialisasi cara mencegah covid-19. Rencananya, upaya sterilisasi tersebut akan digelar rutin setiap minggu.

Ketua RW 01, Tatang Rustandi, mengatakan, penyemprotan disinfektan yang dilakukan pada Minggu, (5/4/2020), merupakan kali ketiga. “Penyemprotan dilakukan pemuda RT 01 hingga RT 06. Mudah-mudahan wadah ini bisa segera mereda sebelum Ramadhan, sehingga kita bisa melakukan ibadah puasa secara khusyuk,” tegasnya.

Ia menambahkan, penyemprotan mandiri pun didukung dua anggota DPRD yang berasal dari RW 01 dan RW 02, yaitu Sri Laelasari dari Fraksi Gerindra dan Elin Lusiana Fraksi PDI Perjuangan. Mereka berdua turut menyumbangkan dana untuk penyemprotan disinfektan, juga membagikan masker kepada warga. “Saya ucapkan terima kasih kepada dua anggota DPRD, yang membantu warga untuk penyemprotan dan sosialisasi. Hal ini membuktikan kalau mereka kompak dengan pemuda yang berada di linkungan tempat tinggalnya,” ujar dia.

Anggota Komisi III DPRD Kuningan, Sri Laelasari, mengemukakan, kegiatan tersebut murni sebagai warga Lebak Kardin. “Kami di sini berkegiatan bersama murni sebagai wakil rakyat, ketika anggota dewan terpilih berarti ia sudah mewakili rakyat dan harus turun untuk rakyat. Karena ini merupakan kondisi darurat, kita tidak bisa mengedepankan ego masing-masing partai, karena kami semua adalah wakil rakyat,” tuturnya.

Bakti sosial

Hal serupa disampaikan Elin Lusiana yang juga anggota Komisi III DPRD. Ia bersyukur bisa bekerja sama dan kompak dalam mengadakan bakti sosial. “Alhandulillah kita kompak, dan kegiatan ini pun berkat dukungan dari pemuda Lebak Kardin yang mau turun melakukan penyemprotan disinfektan,” ungkapnya.

Saat penyemprotan berlangsung, hadir Lurah Purwawinangun, Eman Sulaeman. Dirinya mengapresiasi kegiatan yang dilakukan warganya. “Di Purwawinangun ada 52 RT, dengan 13.400 jiwa, semua kompak, hampir semua sudah disemprot, dengan anggaran swadaya. Saya sangat mengapresiasi. Untuk hari ini saja, ada lima titik penyemprotan lainnya, yaitu di Blok Pahing, Wage, Manis, RT 07,” tandasnya.

Terkait covid-19, ia berpesan kepada perangkat RT dan RW agar segera melapor apabila ada pendatang yang masuk, atau yang sakit ketika datang. Dengan begitu, aparat kelurahan bisa langsung berkoordinasi dengan Puskesmas Lamepayung agar segera ditindaklanjuti. “Kemudian apabila pendatang tersebut terlihat sehat, kami sarankan tidak keluar rumah dulu hingga 14 hari ke depan, untuk menghindari atau pencegahan apabila ada keluhan yang mirip gejala covid-19,” tegasnya. (Andin/SGO)

Hayyyy  hallo..... Mas, Mba... Sis  Bro... dah pada daftar menjadi mahasiswa baru UGJ belum.....ituloh Universitas Swadaya Gunung Jati.... Dulu kalian mengenalnya dengan Unswagati

Diatas ada panduan cara mendaftar online via fasilitas BJB ya....? dan juga panduan untuk melakukan heregistrasi/registrasi bagi yang sudah dinyatakan Lulus....

Semoga kalian bisa lulus dengan jurusan/program studi yang dicita-citakan

Kuliah....kuyyy ke UGJ