Yayat Lebih Pilih Bantu Warga Ketimbang Kampanye

oleh -79 views

KUNINGAN, (SGOnline).-

Sejatinya pada masa pemilihan, waktu kampanye akan digunakan semaksimal mungkin untuk menaikkan elektabilitas guna meraup suara. Namun berbeda halnya dengan yang dilakukan Yayat Supriyatna, calon Kepala Desa Karangkamulyan, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan. Ia justru melewatkan waktu kampanye demi menolong warga-warga yang membutuhkan uluran tangan.

Yayat mendapat jadwal kampanye dari Panitia Pemilihan Kepala Desa untuk pemaparan visi misi dan pemasangan alat peraga, pada Kamis (24/10/2019). Namun karena ada masalah darurat yang dialami dua orang warga Karangkamulyan, Yayat memilih untuk menolong warga yang kesusahan.

“Hari ini saya mendapat jadwal kampanye yang sudah diatur oleh panitia. Saya tinggalkan kampanye hari ini karena menurut saya kedua warga yang memerlukan bantuan itu lebih penting karena menyangkut nyawa,” ungkapnya.

Sejak pagi hari Yayat harus mengurus seorang ibu melahirkan yang mengalami pendarahan bernama Nurlela (26). Saat melahirkan di rumah bidan desa, Nurlela mengalami pendarahan hebat sehingga harus dirujuk ke rumah sakit, sementara pasien dan keluarga kebingungan karena tidak mampu membayar biaya rumah sakit.

Yayat yang sebelumnya menjabat sebagai kepala dusun sudah terbiasa menangani hal semacam itu. Dengan sigap Yayat segera membawa pasien ke RS dengan mengupayakan biaya Jaminan Persalinan (Jampersal) dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kuningan melalui Dinas Kesehatan.

Dalam hari yang sama, Dian Siti Nurjanah yang juga warga Desa Karangkamulyan harus segera dilarikan ke Rumah Sakit karena penyakit kekurangan kalium yang sudah sejak dua tahun dideritanya kambuh.

Karena Dian dan keluarga mengalami hal serupa dengan Nurlela, yakni bingung karena tidak mampu untuk membayar biaya rumah sakit, Yayat juga mengupayakan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) untuk membiayai perawatan selama pasien dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Kabupaten Kuningan.

“Perihal kampanye saya serahkan kepada tim sukses karena saya harus bolak-balik ke rumah sakit, puskesmas, Dinsos dan Dinkes untuk mengurus kedua pasien itu,” ungkapnya.

Yayat tak bisa mewakilkan karena selama ini memang dirinya yang selalu membantu masalah-masalah darurat masyarakat Karangkamulyan. Untuk itu, terpilih atau tidak dirinya sebagai kades, akan tetap mengabdi dan memberi manfaat terhadap masyarakat apapun posisinya.

“Saya sudah terbiasa membantu masyarakat. Salah satu tujuan saya mencalonkan diri sebagai kepala desa adalah agar lebih maksimal membantu masyarakat. Terpilih atau tidak, InsyaAllah saya akan tetap mengabdi,” pungkas Yayat. (Andin/SGO)